Membeli rumah tapak (landed house) di pusat kota saat ini tantangannta semakin besar, mulai dari harga yang selangit hingga lahan yang semakin terbatas. Kondisi ini melahirkan tren baru yang digandrungi oleh generasi muda dan pelaku usaha: Ruko Living.
Konsep menyulap ruko (rumah toko) menjadi tempat tinggal penuh waktu kini bukan lagi hal asing. Dengan sentuhan arsitektur yang tepat, bangunan ruko 2 lantai yang terkesan kaku dan formal bisa dibah menjadi hunian yang super estetik, cozy, dan fungsional.
Bagimana caranya? simak panduan legkap mengubah ruko 2 lantai menjadi rumah tinggal berikut ini.
Mengapa Ruko 2 Lantai Cocok Dijadikan Rumah Tinggal ?
Sebelum masuk di teknis renovasi, mari pahami dulu mengapa ruko 2 lantai sangat potensial untuk dijadikan hunian modern:
- Lokasi Strategis : Ruko hampir selalu dibangun di area komersial yang dekat dengan akses jalan utama, pusat perbelanjaan, dan transportasi publik
- Struktur Bangunan Kokoh : Ruko umumnya menggunakan sistem beton bertulang yang sangat kuat karena awalnya di desain untuk menahan beban barang dagangan yang berat.
- Langit-Langit Tinggi (High Ceiling) : Ruko biasanya memiliki jarak lantai ke plafon yang cukup tinggi. Ini adalah modal utama untuk menciptakan kesan rumah yang luas dan sejuk.
Langkah-Langkah Mengubah Ruko 2 Lantai Menjadi Rumah Estetik
Mengubah fungsi ruko menjadi rumah tinggal memerlukan perencanaan yang matang agar tidak terasa seperti “tinggal di dalam toko”. Berikut adalah panduang step by step yang bisa Anda ikuti:
1. Tentukan Pembagian Fungsi Lantai (Zoning)
Kunci utama kenyamanan ruko living ada pada pembagian zona yang jelas. Pada ruko 2 lantai, Anda bisa menggunakan konsep berikut:
- Lantai 1 (Zona Publik & Semi Publik) : Manfaatkan area ini sebagai ruang tamu, ruang keluarga, dapur bersih dengan konsep open space, serta satu kamar mandi tamu. Jika Anda memiliki usaha, lantai 1 juga bisa difungsikan sebagai area kerja/kantor.
- Lantai 2 (Zona Privat) : Lantai atas sepenuhnya digunakan untuk area istirahat. Anda bisa membuat 1 kamar tidur utama dengan kamar mandi dalam, serta 1 kamar tidur anak atau ruang hobi.
2. Siasati Masalah Pencahayaan Alami dan Ventilasi
Tantangan terbesar bangunan ruko adalah bentuknya yang memanjang ke belakang dan dindingnya yang berhimpitan dengan ruko lain. Akibatnya, bagian tengah ruko sering kali gelap dan pengap.
Solusinya:
- Buat Inner Court atau Void : Jika memungkinkan, bobok sebagian kecil atap dan lantai 2 di area belakang/tengah untuk membuat taman dalam ruangan mini (inner court) yang tembus ke atas. Ini akan mengalirkan udara segar dan cahaya matahari.
- Gunakan Skylight : Pasang atap kaca transparan (skylight) di area tangga atau dapur agar vahaya alami bisa masuk dari atas sepanjang hari.
- Maksimalkan Fasad Depan : Ganti pintu gulung (rolling door) besi khas ruko dengan dinding kaca besar berlapis gorden tipis (vitrase) untuk memaksimalkan cahay masuk ke lantai 1 tanpa mengorbankan privasi.
3. Pilih Konsep Desain Interior yang Tepat
Tidak semua gaya desain cocok untuk ruko. Untuk menyamarkan bentuk ruko yang kotak dan kaku, pilihlah konsep interior yang menekankan pada kelapangan:
- Industrial Modern : Gaya ini sangat cocok dengan struktur asli ruko. Anda bisa mengekspos dinding bata, menggunakan lantai smen poles (paving block interior), dan membiarkan pipa-pipa instalasi terlihat rapi di langit-langit.
- Japandi (Japandi-Scandi) : Perpaduan gaya jepang dan skandanavia yang menggunakan warna-warna netral (putih, krem, abu-abu muda) dan elemen kayu. Gaya ini sangat ampuh membuat ruko yang sempit terasa lebih hangat, bersih, dan lapang.
- Minimalis Kontemporer : Fokus pada furnitur multifungsi (space saving) dengan garis-garis desain yang bersih agar rumah tidak terlihat penuh sesak.
4. Transformasi Area Tangga Sebagai Focal Point
Tangga pada ruko bawaan developer biasanya berbentuk standar dan kaku. Karena tangga berada di area tengah, ubahlah bagian ini menjadi daya tarik visual (focal point). Anda bisa mengganti railing tangga dengan material besi hitam minimalis atau kayu hangat. Manfaatkan juga area bawah tangga sebagai lemari penyimpanan tersembunyi atau coffee corner.
Aspek Legalitas: Jangan Lupa Urus Perubahan IMB/PBG!
Ini adalah poin penting yang sering di lewatkan. Secara hukum, ruko terdaftar sebagai bangunan komersial/tempat usaha. Jika Anda ingin mengubahnya menjadi rumah tinggal sepenuhnya, Anda wajib mengurus Perubahan Fungsi Bangunan pada dokumen IMB (Izin Mendirikan Bangunan) atau yang sekarang di sebut PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) ke pemerintah daerah setempat.
Mengapa Penting?
- Menghindari sanksi atau denda administratif dari pemerintah kota.
- Mempermudah proses hukum di masa depan jika rumah ruko tersebut ingin di jual kembali atau dijadikan jaminan bank.
Mengubah ruko 2 lantai menjadi rumah tinggal yang estetik adalah alternatif cerdas untuk mendapatkan hunian strategis di tengah kota dengan arsitektur yang anti-mainstream. Dengan pengelolaan pencahayaan yang baik, zoning yang tepat, dan pilihan gaya interior seperti japandi atau industrial, ruko Anda akan menjelma menjadi rumah impian yang sangat nyaman bagi keluarga.
Leave a Reply